Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
TNI /POLRI

PPA Polresta Sidoarjo Beri Edukasi Perundungan Siswa Sekolah

20
×

PPA Polresta Sidoarjo Beri Edukasi Perundungan Siswa Sekolah

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – PPA Polresta Sidoarjo beri edukasi perundungan diberbagai sekolah. Dalam upaya mencegah tindakan bullying, kekerasan, dan pelecehan seksual terhadap anak, Polresta Sidoarjo melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim terus menggencarkan kegiatan edukasi ke berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Sosialisasi kali ini berlangsung di MI Ma’arif Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, pada Selasa (9/12/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kanit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu Utun Utami, dengan mengusung tema “Sekolahku Aman, Tubuhku Nyaman”. Melalui kegiatan ini, para siswa dibekali pemahaman tentang pentingnya mengenali, mencegah, dan melaporkan tindakan perundungan maupun kekerasan seksual.

Dalam materinya, Iptu Utun Utami menegaskan bahwa perilaku saling menghormati antar teman harus ditanamkan sejak dini. Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menggunakan media sosial untuk menyebarkan ujaran kebencian, mengolok-olok, atau merendahkan orang lain.

“Pencegahan dan penanganan kekerasan dapat dilakukan melalui konsep 2P, yaitu Pelopor dan Pelapor. Anak-anak harus berani menjadi pelopor kebaikan, sekaligus tidak ragu melapor jika melihat atau mengalami tindakan yang merugikan,” jelasnya.

PPA Polresta Sidoarjo beri edukasi perundungan diberbagai sekolah. Kepala MI Ma’arif Pagerwojo, Nur Cholisah, menyambut positif kegiatan edukatif tersebut. Ia mengapresiasi kepedulian Polresta Sidoarjo dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya bullying dan kekerasan seksual.

“Kami sangat berterima kasih atas penyuluhan ini. Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak terlindungi dan memiliki keberanian untuk bersikap benar,” ujarnya.

Kegiatan edukasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran sekolah, guru, dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *