Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pengguna Jalan Resah, Jalan Buduran Gedangan Langganan Macet

29
×

Pengguna Jalan Resah, Jalan Buduran Gedangan Langganan Macet

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – Pengguna jalan resah, jalan Buduran Gedangan langganan macet. Jalan macet jadi titik keresahan pekerja di jam kerja, untuk memulai aktivitas hari pertama masuk kerja adalah semangat tersendiri bagi pencari nafkah. Jalur Sidoarjo Surabaya tepatnya Buduran sampai batas Pasmar Gedangan macet tak bergerak. Kejenuhan pengguna jalan terlihat saat kendaraan berhenti dengan berdiri meihat panjangnya kendaraan diam di tempat.

Begitu juga jalan arah menuju ke kota Sidoarjo tampak tak bergerak. Antrian panjang pengendara pada pagi ini, Senin (12/1/2026) membuat penat.

Pemkab Sidoarjo yang kian gencar dengan pembangunan infrastruktur. Seperti jalan frontage road (FR)Waru, Aloha, Gedangan sampai Buduran telah terealisasi untuk membantu aksesibilitas dan ekonomi.

Namun dengan adanya pelebaran jalan tersebut yang ada di sebelah timur rel kereta api berharap bisa menjadi jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan. Namun apa daya pengguna jalanpun dari arah Sidoarjo menuju ke Surabaya nembus masuk lewat jalan tersebut, melihat jalan utama arah Sidoarjo yang macet total, sehingga pengguna jalan yang dari arah Surabayapun (utara) juga mengalami kelumpuhan.

Pengguna jalan resah, Jalan Buduran Gedangan langganan macet. Seorang pengguna jalan yang telah berhenti menepi di pinggir jalan, karena merasa capek, melihat pengguna jalan tak bergerak alias kendaraan padat merambat.

Soraya (42) warga Candi Sidoarjo, menyampaikan kepada Jurnalis Arjunanusantaranews.com, pada Senin (12/1/2026) bahwa merasa resah bila di jam kerja dengan jalan macet seperti ini. Saya tadi berangkat dari jam 06.00 Wib pagi supaya tidak telat, ternyata saya sampai di Tebel Buduran sudah macet total kendaraan tidak bisa bergerak, sehingga saya berhenti di tepi jalan ini.

Ini menjadi resiko buat saya bila jalanan macet, pastinya nanti saya telat dan dapat sangsi dengan gaji saya akan dipotong. Saya yang bekerja di Kali Pecabean Surabaya harus berangkat pagi- pagi, namun tetap menemui kemacetan. Kalau jalanan seperti ini pasti saya telat, saya cuma berfikir semoga Pemkab Sidoarjo bisa memberikan solusi yang terbaik. ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *