Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Dinas PUBMSA Sidoarjo Intensifkan Normalisasi Dititik-titik Sungai

15
×

Dinas PUBMSA Sidoarjo Intensifkan Normalisasi Dititik-titik Sungai

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – Dinas PUBMSA Sidoarjo intensifkan normalisasi sungai untuk cegah banjir. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSA) terus memacu proyek normalisasi sungai di berbagai titik strategis. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi banjir dan
pembersihan sedimen yang mulai menumpuk.

Kepala Dinas PUBMSA Sidoarjo, Mohammad Makhmud, mengungkapkan bahwa fokus
pengerjaan saat ini berada di sunga kawasan belakang Pabrik Gula (PG) Krembung, tepatnya di wilayah Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo. “Hari ini kita melakukan normalisasi sungai di belakang PG Krembung karena
sedimennya sudah sangat banyak. Kita perlu melakukan intervensi normalisasi pada
pagi hari ini,” ujar Makhmud saat meninjau lokasi pengerjaan, Senin (9:2/2026).

Menurut dia, pengerjaan di titik Mojoruntut ini ditargetkan mencakup aliran sungai sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Pihaknya optimistis pengerjaan di lokasi tersebut akan rampung dalam waktu dekat agar alat berat dapat segera digeser ke titik lain yang membutuhkan penanganan serupa.

“Target kami dua sampai tiga hari lagi sudah selesai di sini. Setelah itu, kami akan berpindah ke lokasi yang lain secara simultan,” tambahnya.

Selain di Krembung, Makhmud menjelaskan bahwa pihaknya telah menjadwalkan
normalisasi di empat lokasi berbeda mulai esok hari, di antaranya adalah Normalisasi Kacer Nguli, Desa Kedung Kembar. Kemudian Normalisasi Afvoer Wilayut di Sukodono. Kemudian Pembersihan Sampah rutin di sungai, lantas di daerah Kedondong, Tulangan.

Dinas PUBMSA Sidoarjo intensifkan normalisasi sungai untuk cegah banjir. Disampaikan bahwa hasil pengerukan sedimen dari normalisasi sungai ini tidak dibuang percuma. Dinas PUBMSA bersinergi dengan TNI melalui Kodim dan Koramil untuk memanfaatkan sedimen tersebut sebagai bahan pengurukan dalam program Karya Bakti TNI Terpadu (KDMP).

“Sedimen hasil normalisasi ini kami manfaatkan untuk menunjang pengurukan KDMP, bersinergi dengan rekan-rekan dari Kodim dan Koramil sehingga memberikan nilai manfaat lebih bagi masyarakat,” jelas Makhmud.

Hingga saat ini, Makhmud menegaskan tidak ada kendala berarti di lapangan. Pihaknya
terus memantau progres harian, baik untuk perbaikan jalan maupun normalisasi sungai, agar berjalan sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang
telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *