Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Sidang Waris Putra Budiman, Ketegasan PA Surabaya Jadi Sorotan

15
×

Sidang Waris Putra Budiman, Ketegasan PA Surabaya Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Surabaya, Arjunanusantaranews.com, – Sidang waris putra Budiman, ketegasan PA Surabaya jadi sorotan. Sengketa ahli waris Putra Budiman kini berubah menjadi sorotan keras terhadap jalannya persidangan di Pengadilan Agama Surabaya, Rabu (18/2/2026).

Pertanyaan publik makin tajam: apakah proses ini berjalan setara bagi semua pihak, atau ada standar yang berbeda dalam menilai alasan dan bukti?

Nama tergugat, Ninik, kembali menjadi perhatian setelah beberapa kali ketidakhadiran dikaitkan dengan alasan sakit dan pengobatan ke luar negeri.

Dalam praktik hukum acara, alasan demikian seharusnya diuji secara ketat melalui dokumen medis resmi yang dapat diverifikasi. Jika tidak diuji secara transparan, maka ruang spekulasi akan terbuka lebar.

Di sisi lain, keterkaitan perkara dengan PT Glenmore menambah dimensi serius dalam sengketa ini, mengingat potensi nilai ekonomi dari objek warisan yang diperebutkan. Kombinasi antara kepentingan besar dan proses persidangan yang dipertanyakan membuat publik menuntut satu hal: transparansi total.

Sorotan utama kini mengarah pada konsistensi majelis hakim.

Apakah seluruh alasan ketidakhadiran diuji dengan standar pembuktian yang sama?

Apakah setiap bukti dari penggugat dan tergugat dinilai dengan ukuran yang identik?

Peradilan tidak cukup hanya adil—ia harus tampak adil. Jika ada kesan perlakuan berbeda dalam menerima atau menolak bukti, maka kredibilitas lembaga bisa ikut tergerus.

Sidang waris putra Budiman, ketegasan PA Surabaya jadi sorotan. Perkara ini telah menjadi ujian terbuka. Putusan akhir nantinya tidak hanya menentukan hak waris, tetapi juga menjadi indikator apakah prinsip imparsialitas benar-benar dijaga tanpa kompromi.

Publik kini menunggu satu hal yang paling mendasar: penegakan hukum yang tegas, terukur, dan transparan, tanpa ruang abu-abu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *