Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik & Legislatif

DPP PKB Sudah Ngunci, Empat Nama Balon Muscab di Sidoarjo

30
×

DPP PKB Sudah Ngunci, Empat Nama Balon Muscab di Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – DPP PKB Sudah Ngunci, Empat Nama Balon Muscab Sidoarjo. Dewan Pengurus  Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Sidoarjo menggelar Musyawarah Cabang ( Muscab) yang ke VI pada, Sabtu (4/4/2026) dilaksanakan di Fave Hotel Sidoarjo. Yang dihadiri para kyai, Pimpinan Partai politik, ketua KPU dan ketua Bawaslu juga seluruh kader dan pengurus dari jajaran dewan suro , dewan tahfidz  dari DPAC dan pengurus DPC PKB Sidoarjo.

Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih menyampaikan laporan kegiatan musyawarah cabang Partai Kebangkitan Bangsa sekaligus menyampaikan arah perjuangan dan strategis kedepan. Muscab kali ini mengusung tema besar” Menghijaukan Sidoarjo, melipat gandakan kemenangan”

Tema ini Bukan sekedar slogan tetapi merupakan arah perjuangan yang harus kita wujudkan bersama, Menghijaukan Sidoarjo bukan hanya berarti bagaimana kita mampu mewarnai Sidoarjo yang memiliki kultur santri dan Nadiyin dengan kebesaran dan kidmah Partai Kebangkitan Bangsa di setiap sendi kehidupan jam’ iyah atau masyarakat. Tetapi juga bagaimana proses- proses kaderisasi terus tumbuh dan berkembang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak-anak muda untuk berkiprah dipanggung politik PKB dan isu- isu lingkungan tentunya.

Sementara itu melipat gandakan  kemenangan bukan hanya  dimaknai sebagai kemenangan elektoral tetapi kemenangan yang lebih luas. Kemenangan rakyat, kemenangan kesejahteraan, dan kemenangan dalam menghadirkan keadilan sosial.

Musyawarah cabang hari ini bisa digelar dengan lancar dan sukses, Muscab hari ini tidak sekedar prosesi tahapan pergantian kepengurusan masa hikmah 2026 tingkat satu, tetapi momentum bagaimana PKB kedepan mampu meletakkan dasar-dasar arah perjuangan partai sesuai dengan makdasiasi PKB dalam menjawab tantangan lima tahun ke depan. Khususnya bagaimana kita bisa menangkap fase perubahan besar dalam dunia politik.

Struktur pemilih telah berubah secara signifikan, generasi muda yaitu  gen z kini menjadi  kelompok dominan dalam pemilu. Mereka tidak lagi melihat partai politik dari sisi historis semata tetapi dari sisi relevansi dan solusi, meraka bertanya  ” apa yang bisa diberikan partai politik untuk masa depan mereka”.

Dalam kontek ini Partai Kebangkitan Bangsa tidak boleh tinggal diam, PKB harus bertransformasi secara nasional  arah kebijakan yang ditetapkan oleh DPP sangat jelas yaitu menjadikan PKB sebagai  partai kader yang tetap berakar pada nilai- nilai  ahli sunah waljamaah. PKB harus menjadi partai yang  inklusif terbuka dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, sesuai arahan ketua umum PKB Gus Muhaimin ,” PKB harus menjadi solusi bangsa”.

Dalam konteks inilah strategi regenerasi kader menjadi sangat penting , regenerasi bukan hanya soal mengganti generasi lama dengan yang baru. Tetapi bagaimana kita memastikan keberlanjutan perjuangan partai, kita harus mampu menghadirkan kader-kader muda yang tidak hanya loyal tetapi juga kompeten adaptif dan memiliki kapasitas kepemimpinan.

Kita melihat kondisi Sidoarjo hari ini persoalan-persoalan dasar yang belum terselesaikan yang menjadi tantangan  besar ke depan. masih banyak realitas yang harus kita hadapi masih banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan tingkat pengangguran terbuka masih tertinggi se Jawa Timur 5,75%, masih banyak ketimpangan sosial Angka kemiskinan 4,40% atau 107.000 jiwa, masih banyak ketimpangan kualitas pendidikan di mana banyak anak-anak kita yang tidak sekolah( ATS) hampir 9.000 anak belum lagi persoalan lingkungan seperti sampah banjir yang setiap tahun menghampiri Sidoarjo inilah tantangan yang dijawab oleh kita semua khususnya oleh kader-kader PKB.

Akhirnya saya ingin mengajak kita semua untuk terus memperkuat semangat perjuangan ini Mari kita jadikan PKB sebagai partai yang hadir untuk rakyat partai yang menjadi solusi bangsa dan partai yang mampu menjadi tantangan zaman dengan semangat menghijaukan Sidoarjo melipatgandakan kemenangan, kita optimis bahwa PKB akan semakin kuat semakin dicintai rakyat dan menjadi pemenang dalam arti yang sesungguhnya, akhir dari sambutan Abdillah Nasih.

Sementara di sela acara pembukaan Muscab Sekjen DPP PKB M. Hasanuddin Wahid  menyampaikan kepada reporter Arjunanusantaranews.com, bahwa dalam regenerasi kepemimpinan di tubuh DPC PKB Sidoarjo bukan sekadar ajang memilih figur ketua, tetapi Kolektif kolekdial, jadi kita tidak hanya sekedar memilih figur  ketua, tetapi kita mau membuat The Dream Team, tim kepengurusan, jadi bukan hanya ketua yang di cari, tetapi seluruh jajaran pengurus  mulai ketua, sekretaris, bendahara hingga unit  terkecil kepengurusan.

Muscab ini meletakan dasar-dasar membuat the dream team Sidoarjo, ini bisa di terima oleh akar rumput sekaligus  bisa diterima oleh kalayak  luas di Sidoarjo, jadi kekuatan bukan pada person tetapi kekuatan ada di tim yang sifatnya kolektif kolekdial targetnya menang di pemilu.

Tantangannya adalah semuanya pakai politik, itu tidak boleh hadir lima tahun, tapi harus setiap hari hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat rakyat Sidoarjo, jadi siapapun yang kita tunjuk menjadi the dream team tadi itu wajib melakukan pelayanan kepada masyarakat Sidoarjo, harus hadir setiap hari.

Soliditas ada, bahwa PAC hadir anggota  DPRD hadir , keluarga besar PCNU hadir, keluarga NU hadir , semua hadir menujukan bahwa secara kemampuan, potensi dan dukungan masih tetap ada.

Ditanya terkait ada berapa calon, dengan simple Hasanuddin menjawab tergantung usulan dari teman-teman, kita yakin teman- teman mengusulkan yang terbaik untuk Sidoarjo.

Kita ukurannya ”  Carilah pengurus yang bisa ngurusi Sidoarjo, bukan yang jadi urusan di Sidoarjo”.

Uji kelayakan bekerjasama dengan Perguruan tinggi yang mempunyai kemampuan untuk melakukan tes psikologi, tes  PPA dan tes macam- macam yang bersifat rasional yang bersifat akademis dan ilmiah. Dengan berbagai pola pendekatan baik dari wawancara, tes tulis dan sebagainya, kemudian ada uji kepatutan dan kelayakan (UKK) semua kandidat akan dibawah ke DPP untuk diwawancarai kemudian akan di cek kemampuan, visi, dan target- targetnya seperti apa.

Kemudian mereka akan diuji rekam jejak, karena kami DPP sudah punya rekam jejak, jadi rekam jejak personal seperti apa, kita mencari pemimpin PKB Sidoarjo yang mau ngurusi Sidoarjo, jadi yang bukan jadi urusan.

Dan kita lihat dari Muscab ini sudah bagus, dan kita yakin akan ribon di tahun  2029 nanti, pungkasnya.

DPP PKB Sudah Ngunci, Empat Nama Balon Muscab Sidoarjo. Muscab telah selesai di waktu sudah tengah malam, acara yang ditunggu- tunggu atas nama- nama yang masuk bursa pencalonan ketua  DPC PKB kabupaten Sidoarjo periode 2026 – 2031 telah disampaikan oleh Dr.H. Thoriqul Haq  sebagai Wakil Ketua  DPW PKB Jawa Timur menyampaikan bahwa ada empat nama kandidat yang di usulkan,yang pertama H. Abdillah Nasih, SM, kedua H. Rizza Ali Faizin, M. Pd. I, ketiga H. Usman,  M. Kes  ( kader Sidoarjo) dan ke empat Ibnu Firdaus dari DPW PKB Jatim.

Keempat nama bakal calon tersebut diatas dengan keputusan DPP PKB  sudah ” ngunci ” artinya sudah tidak ada tambahan nama lagi. Ketika para awak media bertanya atas nama yang sebelumnya telah firal di media online nama H.Subandi juga akan mancalonkan diri atas dukungan para Kyai, sempat mencuat,  yang dulu Subandi juga sebagai kader PKB Sidoarjo, namun Toriq menjawab dengan santai, tidak pernah dengar, dan kata siapa, malah jawaban menohok terlontar, ” Bukannya sudah di pecat”.
Namun malah bikin penasaran, awak media terus mengejar dengan pertanyaan- pertanyaan yang tidak terjawab oleh Thoriq sembari buru- buru keluar meninggalkan lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *