Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Swasembada Pangan Libatkan Pesantren, Bupati Beri Apresiasi

128
×

Swasembada Pangan Libatkan Pesantren, Bupati Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – Swasembada pangan libatkan pesantren, Bupati beri apresiasi. Kolaborasi bersama mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sidoarjo terus dilakukan. Kali ini juga melibatkan pesantren.

Yakni Ponpes Al Amanah Junwangi di Kecamatan Krian yang diajak untuk mewujudkan program Presiden Prabowo itu.

Rabu (9/7/2025) sore, lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Ponpes Al Amanah Junwangi Krian seluas 4.800 m² tersebut ditanami jagung. Selain itu , lahan jagung yang dikelilingi parit itu juga ditebar benih ikan nila.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam kegiatan Penanaman jagung serentak kwartal III dan penanaman jagung dilahan perhutanan sosial yang digelar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Polresta Sidoarjo yang mengikuti melalui Daring juga melaksanakan penanaman jagung di lahan P2B Ponpes Al Amanah Junwangi Krian.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing  serta Bupati Sidoarjo H. Subandi, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo dan Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih hadir dalam pelaksanaannya.

Swasembada pangan libatkan pesantren, Bupati beri apresiasi. Selain itu kegiatan penanaman jagung juga dilakukan oleh pengasuh Ponpes Al Amanah Junwangi Krian KH. Nur Kholis Misbah.

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengapresiasi kolaborasi dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Sidoarjo.

Dikatakannya kolaborasi penting dilakukan untuk mewujudkan swasembada pangan. Semua pihak dapat digandeng agar swasembada pangan dapat cepat terwujud. Salah satunya dengan mengajak pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Al Mukarom KH. Nur Kholis Misbah, kolaborasi ini bukan hanya dilakukan pemerintah saja, pondok pesantren juga dapat memberi support dukungan agar program bapak Presiden Prabowo bisa berjalan dengan baik,”ucapnya.

Swasembada pangan libatkan pesantren, Bupati beri apresiasi. Bupati H. Subandi yakin program swasembada pangan ini akan sukses jika semua stakeholder ikut berperan. Ia juga yakinkan bahwa Pemkab Sidoarjo akan terus mengawal program swasembada pangan dapat berjalan lancar.

Ketersediaan pupuk di Kabupaten Sidoarjo juga akan ia pastikan ada. Sampai saat ini penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani sudah tepat waktu.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan mensupport terkait pupuk, agen-agen pupuk tidak boleh menahan pupuk, nanti kita Sidak bersama agar petani kita tidak kekurangan pupuk,”ucapnya.

Juga menurutnya akan memperhatikan betul ketersediaan dan harga pokok pupuk bagi para petani, betul sesuai instruksi pemerintah atau dinas pertanian. Bahkan harapannya akan ada sidak bersama dari stake holder terkait ke agen-agen penyedia pupuk.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing pada kesempatan ini menjelaskan bahwa penanaman jagung di Ponpes Al Amanah Junwangi ini, diharapkan menjadi role model bagi pondok pesantren lainnya untuk turut bersama-sama meningkatkan dan mensukseskan program ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

“Kami pihak kepolisian sebagai penggerak program ketahanan pangan, bersama pihak Fakultas Ketahanan Pangan Unesa juga siap melakukan pendampingan untuk implementasi dari program ketahanan pangan di pondok-pondok pesantren,” ucapnya.

Selain penanaman jagung bersama dan mengikuti zoom meeting, di Ponpes Al Amanah, Forkopimda Sidoarjo, Dandim, Wakil Dekan 2 Fakultas ketahanan pangan Unesa dan pengasuh ponpes Al Amanah juga melakukan penaburan benih bibit ikan dan bakti sosial. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi kami dengan pesantren dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan program Asta Cita Presiden,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Cristian Tobing.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong seluruh pondok pesantren di wilayah hukumnya untuk terlibat aktif dalam program serupa.

Ponpes Al Amanah menjadi role model. Kami sangat mengapresiasi Pak Yai Nurcholis yang telah mensupport penuh,” tegasnya.

Pendampingan terhadap pesantren akan dilakukan secara menyeluruh oleh Babinkamtibmas, Babinsa, Pemerintah Daerah, hingga DPRD Sidoarjo. Fokus pengembangan akan diarahkan pada tanaman strategis seperti jagung, padi, hingga pangan bergizi lainnya.

“Kami siap memberikan pendampingan penuh demi ketahanan pangan Kabupaten Sidoarjo”.

Sedangkan Pengasuh Ponpes Al Amanah Junwangi, KH Nur Cholis Misbah mendukung penuh langkah positif penanaman jagung serentak ini. Baginya, kerjasama semua pihak mulai pemerintah, TNI, Polri, para stakeholder terkait dan pesantren diharapkan terus berkolaborasi untuk mencapai, merealisasikan dan meningkatkan lumbung pangan nasional secepatnya.

“Kami yakin dengan sinergi semua pihak termasuk akademisi dan pondok pesantren dalam meningkatkan ketahanan pangan di tanah air ini bisa segera terwujud nyata. Kolaborasi ini harus terus diperkuat sebagai langkah awal dalam membangun kemandirian pangan bangsa secara nasional,” tandasnya.

Sedangkan di acara itu, selain penanaman jagung serentak dan mengikuti zoom meeting, di Ponpes Al Amanah Junwangi, Forkopimda Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Wakil Dekan 2 Fakultas Ketahanan Pangan Unesa Surabaya dan Pengasuh Ponpes Al Amanah Junwangi juga melakukan penaburan benih bibit ikan dan bakti sosial di lokasi yang sama.

“Semua kegiatan ini sebagai bagian dari upaya menyeluruh membangun ekosistem pangan berkelanjutan mulai daerah provinsi hingga secara nasional. Kegiatan ini menjadi wujud konkret peran aktif pesantren dalam mendukung agenda strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Sekaligus menciptakan lumbung pangan berbasis kearifan lokal dan nilai keagamaan,” pungkas Kiai Khos Jatim yang juga pendiri Pondok Pesantren Modern Al Amanah Junwangi Krian ini.

Demikian adanya kolaborasi Swasembada pangan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama pondok pesantren bisa menjadikan percontohan pada daerah – daerah lainnya. Harapannya bisa mewujudkan kemakmuran rakyat dengan pertanian loh jinawi subur dengan hasil yang baik dan melimpah ruah. Sehingga pemerintah Kabupaten Sidoarjo merasa bangga dengan masyarakatnya yang masih peduli tentang pertanian, sehingga benar – benar di kelola dengan baik. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *