Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pembangunan

Sidak Pemeliharaan Jalan Suko–Sumberejo Oleh Wabup Sidoarjo

6
×

Sidak Pemeliharaan Jalan Suko–Sumberejo Oleh Wabup Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – Sidak Pemeliharaan Jalan Suko–Sumberejo oleh Wabup Sidoarjo. Hj. Mimik Idayana, inspeksi terhadap pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4/2026), di mana dalam sidak tersebut ia menyoroti kualitas pekerjaan jalan sekaligus kondisi drainase yang dinilai bisa menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah tersebut.

Dalam dialog langsung dengan satgas jalan Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, Mimik Idayana mempertanyakan spesifikasi pekerjaan yang seharusnya memiliki ketebalan tertentu sebelum dan sesudah pemadatan serta menyampaikan bahwa ketebalan lapisan aspal telah memenuhi standar.

Ia menegaskan bahwa ketebalan aspal jalan tersebut telah sesuai standar yaitu mulai dari 3 cm dan lapisan aspal telah sesuai yaitu menggunakan batu gragal, lapen dan aspal hotmix, serta mengingatkan agar kualitasnya tidak sampai kurang karena akan berdampak pada daya tahan jalan.

Ia mengingatkan pengguna jalan agar kendaraannya yang melintas disesuaikan
dengan kelas jalan dan tonasenya. Selain kualitas aspal, Mimik Idayana juga menyoroti sistem drainase yang dinilai tidak berfungsi optimal, serta menemukan sejumlah saluran air yang tertutup urukan dan pengecoran tanpa mempertimbangkan aliran air.Ia menyampaikan bahwa jika saluran air tertutup seperti itu, maka air tidak memiliki jalur aliran dan hal tersebut dapat menyebabkan banjir.

Sidak Pemeliharaan Jalan Suko–Sumberejo oleh Wabup Sidoarjo. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta pemerintah desa dan pihak terkait untuk lebih serius dalam merencanakan pembangunan infrastruktur, khususnya terkait sistem drainase, serta menegaskan bahwa pembangunan jalan harus terintegrasi dengan
perencanaan saluran air agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia menegaskan agar penanganan saluran air diprioritaskan terlebih dahulu karena
pembangunan jalan tidak akan efektif jika tetap terjadi banjir, serta menyampaikan bahwa perencanaan harus jelas mencakup arah aliran air, panjang saluran, dan titik akhirnya Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menutup saluran air secara sembarangan karena hal tersebut memperparah kondisi banjir, serta menyampaikan bahwa pembangunan tetap diperbolehkan selama dilengkapi dengan bak kontrol agar perawatan saluran tetap mudah dilakukan.

Selain itu, Mimik Idayana juga meminta evaluasi terhadap ketinggian jalan dengan perhitungan matang agar tidak berdampak pada rumah warga di sekitarnya. Sidak tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur sekaligus mengatasi persoalan banjir, serta ia berharap melalui perencanaan yang terintegrasi dan pengawasan yang ketat, pembangunan jalan ke depan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *