Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Bupati Siapkan Perbup Pendidikan Bagi Anak Buruh Sidoarjo

73
×

Bupati Siapkan Perbup Pendidikan Bagi Anak Buruh Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – Kabar gembira bagi para buruh di Kabupaten Sidoarjo. Bupati Siapkan Perbup Pendidikan Bagi Anak Buruh Sidoarjo. Bupati Subandi Memastikan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan kebijakan kesejahteraan anak buruh akan segera disusun dalam waktu sepekan ke depan. Perbup tersebut sekaligus mempertegas alokasi 5 persen bagi anak-anak buruh untuk mengakses pendidikan di sekolah negeri.

Hal tersebut diatas, Bupati Siapkan Perbup Pendidikan Bagi Anak Buruh Sidoarjo, disampaikan saat berdialog dengan serikat buruh di Pendopo Delta Wibawa pada Jumat (24/4/26). Dalam pertemuan tersebut, berbagai usulan diserap dan langsung diarahkan pada kebijakan yang berdampak nyata.

“Segera kita rapatkan untuk membentuk Perbup dalam waktu satu minggu ke depan dengan asas manfaat, khususnya untuk mengangkat kesejahteraan anak-anak buruh. Kita siapkan alokasi sekitar 5 persen yang diprioritaskan bagi anak buruh, baik dari keluarga mampu maupun tidak mampu, dengan mekanisme verifikasi yang jelas agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” ujar Subandi.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga akan menganggarkan kegiatan peringatan Hari
Buruh Internasional (May Day) setiap tahun dengan konsep yang lebih inklusif dan membangun kebersamaan.
“May Day tiap tahun kita anggarkan. Kegiatannya bisa dikemas positif, seperti jalan
sehat atau kegiatan yang melibatkan buruh dan masyarakat,” tambahnya.

Di sektor peningkatan kualitas tenaga kerja, Subandi juga memastikan adanya program pelatihan SDM yang terjadwal secara rutin.
“Terkait SDM atau pelatihan, akan kita anggarkan minimal dua kali dalam setahun agar buruh punya peningkatan keterampilan,”
jelasnya.

Tak hanya itu, dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi perhatian. Subandi mendorong identitas lokal Sidoarjo lebih diangkat, salah satunya melalui penggunaan produk lokal.
“UMKM topi di Sidoarjo harus kita dorong. Kita gunakan produk lokal, termasuk pemakaian topi khas Sidoarjo,” tegasnya.

“Saya berharap langkah ini menjadi awal penguatan kolaborasi antara pemerintah
daerah dan serikat buruh, sekaligus mendorong kesejahteraan pekerja serta pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif di Kabupaten Sidoarjo,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *