Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kakanwil Ditjenpas Jatim Pimpin Razia di Rutan Surabaya

80
×

Kakanwil Ditjenpas Jatim Pimpin Razia di Rutan Surabaya

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – Kakanwil Ditjenpas Jatim pimpin razia di Rutan Surabaya, perkuat komitmen zero halinar. Dalam komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang kembali ditegaskan melalui razia gabungan yang dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Haris Sukamto, didampingi Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Medaeng, Hengki Giantoro.

Razia dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar kamar hunian warga binaan. Selain memeriksa setiap sudut kamar, petugas juga melakukan pemeriksaan badan terhadap seluruh warga binaan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah masuk maupun beredarnya narkotika, telepon genggam ilegal, senjata rakitan, dan barang-barang terlarang lainnya di dalam rutan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Haris Sukamto, menegaskan bahwa razia merupakan bagian dari penguatan pengawasan sekaligus implementasi komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

“Maka Kakanwil Ditjenpas Jatim pimpin razia di Rutan Surabaya,dalam penggeledahan ini merupakan langkah preventif yang harus dilaksanakan secara konsisten. Tidak boleh ada ruang bagi narkoba, handphone ilegal, maupun barang-barang terlarang lainnya berada di dalam lapas maupun rutan. Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama keberhasilan proses pembinaan warga binaan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti keseriusan jajaran Rutan Surabaya dalam menjaga integritas serta menciptakan suasana pembinaan yang aman dan kondusif.

“Kami berkomitmen menjalankan pengawasan secara berkelanjutan. Razia bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari strategi deteksi dini untuk memastikan seluruh proses pembinaan berjalan dalam lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari pelanggaran,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Medaeng, Hengki Giantoro, menjelaskan bahwa seluruh petugas telah diinstruksikan untuk melaksanakan pemeriksaan secara profesional, teliti, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

“Seluruh warga binaan maupun kamar hunian diperiksa sesuai standar operasional. Pengawasan akan terus kami tingkatkan agar tidak ada celah bagi masuknya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan maupun proses pembinaan di dalam rutan,” ungkap Hengki.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui razia rutin dan pengawasan yang berkesinambungan, Rutan Kelas I Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) serta mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *