Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kematian Kades Buncitan Sedati Menyimpan, Seribu Pertanyaan

94
×

Kematian Kades Buncitan Sedati Menyimpan, Seribu Pertanyaan

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Arjunanusantaranews.com, – Kematian Kades Buncitan Sedati, Menyimpan Seribu Pertanyaan. Kepala Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Mujiono (56), menyisakan tanda tanya besar. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di balai desa setempat, Minggu sore (3/5/2026), di lokasi yang semestinya menjadi pusat pelayanan masyarakat.

Peristiwa ini sontak menyedot perhatian warga. Selain karena korban merupakan kepala desa aktif, lokasi kejadian yang berada di lingkungan kantor pemerintahan turut memperkuat sorotan publik terhadap kasus tersebut.

Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi, aparat kepolisian memilih berhati-hati. Proses penyelidikan masih berlangsung, dengan fokus utama pada pengumpulan fakta di lapangan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memintai keterangan sejumlah saksi guna merangkai kronologi utuh.

Kapolsek Sedati, AKP Masyita Dian, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian korban.

“Benar, yang bersangkutan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di balai desa. Untuk penyebabnya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim identifikasi Polresta Sidoarjo,” ujarnya.

Sementara itu, suasana duka menyelimuti Desa Buncitan. Warga tampak berdatangan ke sekitar balai desa setelah kabar meninggalnya Mujiono menyebar dengan cepat. Rasa kehilangan bercampur keterkejutan terlihat jelas, mengingat tidak ada tanda-tanda mencolok sebelumnya.

Di sisi lain, informasi yang belum terverifikasi mulai beredar di tengah masyarakat. Atas kematian Kades Buncitan Sedati, Menyimpan Seribu Pertanyaan. Salah satu warga, Suwarno, mengaku mendengar dugaan awal dari pihak keluarga korban.

“Saya dapat info dari keluarga dekatnya, katanya diduga bunuh diri di balai desa. Tapi kami juga tidak tahu pasti ada masalah apa sebelumnya,” ungkapnya.

Meski demikian, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi. Pendalaman masih terus dilakukan, termasuk menunggu hasil pemeriksaan tim identifikasi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Kasus ini kini menjadi perhatian luas di Sidoarjo. Selain menyangkut figur publik di tingkat desa, kejadian yang berlangsung di fasilitas pemerintahan ini menuntut kejelasan agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

Hingga saat ini, polisi masih bekerja mengurai setiap kemungkinan, dengan harapan fakta sebenarnya segera terungkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *