SURABAYA, Arjunanusantaranews.com, – Estafet Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya Berganti kepada Andra Naftali. Rutan Kelas I Surabaya menggelar kegiatan kenal pamit pejabat promosi dan mutasi serta pelepasan pegawai yang memasuki masa purna tugas. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan sekaligus menjadi momentum penyegaran organisasi di lingkungan Rutan Kelas I Surabaya, Jum’at (21/8/2026).
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pergantian kepemimpinan pada jajaran Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR). Jabatan Kepala KPR yang sebelumnya diemban Hengky Giantoro kini dilanjutkan oleh Andra Naftali Gustaf Vano.
Serah terima tongkat komando tersebut menjadi simbol berlanjutnya tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban Rutan Kelas I Surabaya. Pergantian pejabat diharapkan tidak hanya menjadi rotasi organisasi, tetapi juga membawa penguatan terhadap sistem pengamanan yang telah berjalan.
Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menyampaikan apresiasi kepada Hengky Giantoro atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas sebagai Kepala KPR.
“Kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras Pak Hengky selama menjalankan amanah sebagai Kepala KPR. Banyak hal positif yang telah diberikan untuk penguatan keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas I Surabaya,” ujar Tristiantoro.
Tristiantoro juga menyambut baik hadirnya pejabat baru dan berharap Andra Naftali Gustaf Vano dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan.
“Kepada Pak Andra, selamat datang dan selamat menjalankan amanah. Kami berharap dapat segera beradaptasi, memperkuat koordinasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban rutan,” tegasnya.
Menurutnya, tugas pengamanan membutuhkan konsistensi, kedisiplinan dan kekompakan seluruh jajaran.
“KPR memiliki posisi strategis dalam memastikan seluruh kegiatan di dalam rutan berjalan aman dan tertib. Karena itu, sinergi antara petugas pengamanan dengan seluruh jajaran harus terus diperkuat,” tambahnya.
Sementara itu, Hengky Giantoro mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerja sama selama dirinya mengemban amanah sebagai Kepala KPR.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran atas kebersamaan, dukungan dan kerja sama selama saya bertugas. Tentu banyak pengalaman yang menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdian saya,” ungkap Hengky.

Hengky berharap estafet kepemimpinan tersebut dapat membawa KPR Rutan Kelas I Surabaya semakin solid.
“Saya berharap apa yang sudah berjalan dengan baik dapat diteruskan dan semakin ditingkatkan. Saya juga berpesan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga kekompakan dan disiplin dalam menjalankan tugas,” tuturnya.
Tongkat komando kemudian diterima Andra Naftali Gustaf Vano. Sebagai Kepala KPR yang baru, dirinya menyatakan siap menjalankan amanah dan melanjutkan penguatan sistem pengamanan di Rutan Kelas I Surabaya.
“Ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar. Saya berharap dukungan seluruh jajaran agar kita dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas Rutan Kelas I Surabaya,” kata Andra.
Andra juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kita akan memperkuat koordinasi dan komunikasi. Setiap petugas memiliki peran penting dalam menciptakan keamanan. Dengan kekompakan dan kedisiplinan, saya yakin tugas dapat dilaksanakan secara optimal,” tambahnya.
Selain pergantian Kepala KPR, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penghormatan bagi sejumlah pejabat dan pegawai yang mendapatkan promosi maupun mutasi. Pergantian tersebut diharapkan menjadi bagian dari peningkatan kinerja dan pengembangan organisasi.
Suasana haru juga terasa dalam agenda pelepasan pegawai yang memasuki masa purna tugas. Pengabdian selama bertahun-tahun menjadi catatan penting dalam perjalanan Rutan Kelas I Surabaya.
Tristiantoro menyampaikan penghargaan kepada para pegawai yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
“Atas nama keluarga besar Rutan Kelas I Surabaya, kami mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian yang telah diberikan. Semoga masa purna tugas dapat dijalani dengan bahagia dan tetap menjadi bagian dari keluarga besar pemasyarakatan,” ucapnya.
Estafet Pengamanan Rutan Kelas I Surabaya Berganti kepada Andra Naftali. Kegiatan kenal pamit tersebut menjadi penanda bahwa dinamika organisasi terus berjalan. Ada pejabat yang melanjutkan pengabdian di tempat baru, ada pula generasi berikutnya yang menerima amanah untuk meneruskan tugas.
Estafet kepemimpinan KPR dari Hengky Giantoro kepada Andra Naftali Gustaf Vano pun menjadi awal baru untuk memperkuat pengamanan Rutan Kelas I Surabaya. Dengan dukungan seluruh jajaran, komitmen menjaga keamanan, ketertiban dan pelayanan pemasyarakatan diharapkan semakin solid dan profesional.












